You are currently browsing the category archive for the 'daily bread' category.

hmm akhirnya gue putusin buat pindah k blog sendiri yang dah ada aja. Well tapi yg disini bakal sesekali di update. so silahkan kunjungi http://www.simplyvie.com yah…

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.(Mat 11:11)

Itulah perkataan Yesus tentang Yohanes. tapi siapakah Yohanes? Begitu hebatkah dia? Yohanes, ia lahir sebagai buah penantian Zakharia dan Elizabeth. Walau Zakharia sempat meragukan janji itu, namun Allah tak pernah main-main dengan perkataanNya. Kehadiran Yohanes bukan hanya untuk mejadi anak yang dinantikan bagi keluarga Zakharia dan Elizabeth tapi juga menjadi pendahulu bagi kedatangan Mesias Yang Hidup. Read the rest of this entry »

Apa artinya tahun baru buatmu? Kegembiraan karena satu tahun telah terlewati? ataukah keriangan diantara hiruk pikuk pesta pergantian tahun? Atau mungkin kepedihan diantara problema yang menghimpit dan akan terus berlanjut?

Pergantian tahun bagi setiap orang punya makna berbeda dan resolusi yang berbeda pula. Impian dan harapan yang terajut kembali dibangun menyongsong tahun yang baru. Namun ada juga yang buru-buru mematikan impian itu karena tak ingin kecewa melanda. Apapun itu tahun yang baru selalu punya makna. Namun dimana kita memulainya itu juga penting. Apakah kita memulai tahun yang baru itu di dalam ruang pesta ataukah di jalanan? Atau mungkin berdiam terpekur dalam sebuah refleksi tentang hidup? Ataukah kita memulainya dalam doa dan ibadah? Read the rest of this entry »

ajaib…indah… unik….ah entah apa lagi,
tak bisa kugambar dengan kata.
hidupku bak berjalan di lorong-lorong panjang,
di bawah temaram lampu kota,
yang kadang melewati lorong gelap.
Di antara jalan panjang itu,
kadang aku tergelincir,
kadang jatuh terjerembab.
penuh luka,
memar dan sobek,
tergeletak tak berdaya.
tapi……
tak pernah sekalipun aku mampu berhenti,
ada penolong yang senantiasa mengangkatku,
dan memberi kekuatan baru.
disaat lelah Ia menjadi sadaran bagiku.
diantara isak tangis,
Ia memelukku.
diantara tawa dan tarian,
Ia pun terbahak dan menari bersama.
Ia menuntunku meniti langkah demi langkah.
di antara badai,
tak sekalipun tanganku dilepaskan.
genggaman itu begitu erat,
menggantikan setiap ketakutan,
dengan sukacita membara.
menggantikan keraguan,
dengan kerinduan menggairahkan.
Ia ada di sisiku,
melangkah bersamaku,
sampai penghujung lorong kehidupan.

ada langkah yang terus ditapaki,
di antara belukar dunia.
ada kerinduan yang terus membara,
di antara keinginan dan asa.
ada harapan yang dibangun,
namun ada kecewa yang mendera,
di antara lembut irama kehidupan.
tangan-tangan kecil menggapai,
mencari tumpuan.
dan kaki-kaki kecil terus menapak,
mencari pijakan kokoh.
terus dan terus,
tak pernah lelah dalam pencarian,
dalam impian dan asa.
walau harus terenggut kejamnya dunia,
walau terhempas kecewa,
walau kelelahan menerpa.
namun perjalanan terus berlanjut,
dalam pencarian tak bertepi.
entah sampai kapan,
mungkin sampai titik akhir
titik perjumpaan dengan Sang Khalik.

When it starts…..
Beberapa bulan lalu, saya masih tak pernah membayangkan akan melakukan perjalanan jauh tahun ini. Masih segar di ingatan saat akhir tahun lalu, saya memutuskan untuk membatalkan formulir pendaftaran mengikuti ISYA, dengan alasan sederhana, saya ingin santai dan menata kembali hubungan dengan Tuhan yang naik turun laksana ombak. Demikian juga ketika nana menawarkan summer school di Italia. Semua kutanggapi hanya dengan keinginan untuk ikut namun tak pernah merasa benar-benar tertarik dan berusaha memaksakan diri untuk mendaftar dan lainnya. Semuanya karena saya ingin menjauh sesaat dari astronomi. Menjauh dari penelitian, menjauh dari belajar astronomi, menjauh dari banyak hal, hanya untuk menata kembali keping-keping perjalanan yang sudah retak selama beberapa tahun terakhir ini.

Saya bersyukur ada orang-orang yang terus mendukung dalam doa dan menjaga dalam roh sehingga saya bisa melangkah terus dan berada pada titik ini. Tanpa itu saya tak pernah tahu sudah ada di titik mana sekarang. Read the rest of this entry »

“Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.”

Itulah sebuah jawaban iman Sadrakh, Mesakh dan Abednego kepada Nebukadnezar saat mereka diperintahkan untuk menyembah patung yang ia buat. Pernyataan iman dari orang-orang yang mengenal Allah yang disembahnya. Tapi ada hal-hal lain yang sebenarnya merupakan pelajaran penting dalam kisah ini. BUkan hanya sikap Sadrakh, Mesakh dan Abednego tapi kita bisa juga belajar dari Nebukadnezar. Hah? Gak salah tuh? Kok bisa? Ngapain belajar dari Nebukadnezar? Dia khan nyembah dewa-dewa…. Read the rest of this entry »

Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.( 1 Kor 1: 1 8)

memang benar apa yang dikatakan Paulus pada jemaat korintus tersebut, karena sampai detik ini pemberitaan tentang salib masih dianggap sebuah kebodohan bahkan ada yang beranggapan sebuah kehinaan karena ko yah bisa-bisanya Tuhan disalib ama manusia pula!. Read the rest of this entry »

andai ku bisa kembali…
kan kuseka peluh yang bercucur didahimu malam itu.
andai kubisa melintasi waktu..
kuingin bersamamu walau sejenak..
andai saja.. Read the rest of this entry »

Sepanjang pengerjaan sistem pemodelan tata surya, pertanyaan ini sering kali hadir. Apa aku sedang bermain-main menjadi tuhan? Membangun model tata surya dan melakukan generate sistem dengan berbagai harga masukan, memang memberi hasil yang berbeda-beda. Terlebih lagi mencari sistem yang memiliki planet kebumian dengan atmosfer yang bisa digunakan untuk kehidupan ternyata seperti mencari jarum di antara tumpukan jerami.

Dari 44 sistem yang digenerate ada sekitar 10 yang mampu memiliki planet kebumian, namun tak satupun planet tersebut memiliki atmosfer yang layak untuk jadi daerah hunian. Ternyata syarat daerah hunian soal jarak dari bintang dimana air bisa ditemukan dalam keadaan cair bukanlah satu-satunya parameter bahwa planet tersebut layak huni. Kondisi dan komposisi atmosfer yang terbentuk juga sangat mempengaruhi. Read the rest of this entry »

O God of new beginnings and wonderful surprises,
Thank you for the gift of a new year.
May it be a time of grace for me,
A time to grow in faith and love,
A time to renew my commitment
to following Your Son, Jesus
May it be a year of blessing for me,
A time to cherish my family and friends,
A time to renew my efforts at work,
A time to embrace my faith more fully.
Walk with me, please,
in every day and every hour of this new year,
That light of Christ might shine through me,
In spite of my weaknesses and fallings.
Above all,
may I remember this year
that I am a pilgrim on the sacred path to you.
Amen.

taken from : GII new year service liturgy

dari rahim perawan tuan dilahirkan.
tiada tempat tuk terbaring nyaman,
setiap rumah menolak tuan.
tersisa kandang kecil di sudut kota betlehem,
dalam palungan tuan dibaringkan.
dengan kehangatan belai kasih ibunda,
dan perlindungan ayahanda terkasih.
diiringi kidung pujian para malaikat.

kandang itu tak layak bagi tuan
tapi dari palungan itu terpancar kehangatan dan kasih…
tak ada kemunafikan…
tak ada kebohongan…
tak ada kapalsuan hidup..
tak ada keserakahan dan keangkuhan…

juga tiada pernah terpancar keangkuhan seorang penguasa…
palungan itu jujur membuka diri dalam kehinaannya…
tak ada balutan indah menutupi kemunafikan manusia.

ditempat terpinggirkan oleh manusia,
seorag raja terlahir bagi kaum marjinal..
orang-orang pinggiran yang tersingkir oleh status dan prestise hidup,
tuan lahir untuk kaum yang berdosa.

dari kandang domba yg hina,
kemuliaan yg kudus terpancar.
palunganlah tempat terindah yg pernah ada…
ketika seorang raja terlahir dalam kekudusanNya.
pancaran kejujuran ditengah intrik kehidupan manusia…
pancaran keagungan dan kasih seorang raja pada rakyatnya…
disinilah hadiah terbesar diberikan…
anugrah keselamatan bagi setiap orang yang percaya…
sebuah tempat di rumah sang Raja didalam kekekalan.

“Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita.

Imanuel, Allah beserta kita. Ia datang bukan hanya untuk orang-orang hebat. Ia tidak datang hanya untuk orang-orang yahudi, atau para petinggi agama.

Ia datang buat orang-orang berdosa, buat orang-orang yang termarjinalkan dalam kehidupan dunia. Kaum gembala bukan orang-orang yang dianggap punya status dalam masyarakat saat itu. Mereka hanyalah kaum marjinal… namun kepada merekalah malaikat mengabarkan kedatangan Yesus. Not just that. Yang datang menemui Yesus selain gembala adalah orang- orang Majus. Orang-orang Majus ini merupakan kaum non Yahudi yang datang dari bangsa Persia dan merupakan orang bijak (atau imam?) beragama Majusi. Read the rest of this entry »

Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Filipi 3: 13-14)

Perlombaan, itulah yang sering dikatakan Paulus tentang kehidupan iman kita didalam Tuhan. Seperti perlombaan lari yang harus dimenangkan, kita harus terus berlari dan fokus ke tujuan akhir yaitu garis finish. Tapi kemenangan dalam perlombaan ini bukan terhadap lawan yang berlari lebih cepat, namun terhadap diri sendiri. Kemenangan atas kelemahan kita sampai di garis akhir. Read the rest of this entry »

Seringkali, terlontar pertanyaan apa arti sebuah persahabatan atau sudahkah aku memiliki seorang sahabat sejati dalam hidup ini?. Setiap orang punya definisi yang berbeda tentang sebuah persahabatan. Setiap orang bisa mengatakan “ah si a itu sahabat terbaikku” atau “si b itu sobat paling setia..” tapi sudahkah kita menjadi sahabat bagi orang lain? paling tidak bagi teman kita, orang yang terdekat dengan kita.

Sahabat tidak sekedar seseorang yang hadir disaat kita bersedih, namun seseorang yang selalu hadir bersama-sama dalam tawa maupun tangis. Seorang sahabat rela memberikan segalanya untuk sahabat yang ia kasihi. Menurut Andrew Murray, “bukti tertinggi dari persahabatan sejati adalah keakraban yang tidak menyembunyikan apa pun serta menerima sahabat untuk berbagi rahasia-rahasia kita yang terdalam”. Sudahkah kita seperti itu? seringkali sebagai manusia kita hanya ingin menerima seseorang bila ia terlihat indah, cantik dan menawan. Read the rest of this entry »

As for those who seemed to be important–whatever they were makes no difference to me; God does not judge by external appearance–those men added nothing to my message. (Gal 2:6)

Saat membaca Galatia 2, ayat 6 ini sangat menarik perhatian. Sederhana tapi mengena. Allah tidak memandang muka. Kalimat ini mengingatkanku akan sesuatu yang seringkali hanya menjadi kata-kata yang kita ucapkan dalam keseharian dan kehidupan kita, kata-kata klise yang ternyata susah untuk diterapkan. Susah, ataukah tidak ingin kita terapkan? Read the rest of this entry »

“Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa. Seorang pun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.”

Saat membaca janji itu, yang terpikir adalah… ah indah bener ikut Tuhan…. bayangkan saja setiap tempat yang diinjak akan menjadi milik kita… siapa sih yang akan menolak? Kupikir hanya orang bodoh yang akan menolak tawaran tersebut. Lantas bagaimana mendapatkan janji itu ? Read the rest of this entry »

Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.” (Yer 1:5)

Simson dan Delilia… dua sosok yang sering menjadi judul film. Tapi siapa dia sebenarnya? Simson adalah seorang nazir Allah yang telah ditetapkan Allah sebelum ia dilahirkan untuk menjadi penyelamat bangsa Israel dari tangan bangsa Filistin (hak 13:5). Dilahirkan dari seorang ibu yang mandul, ia ditentukan untuk menjadi nazir Allah dan menjadi hakim atas bangsanya (Dan) selama 20 tahun. Yang paling menonjol dalam diri Simson adalah kekuatannya, dan sepertinya figur kuat seperti inilah yang menjadi lambang seorang pahlawan bagi masyarakat zaman ini. Read the rest of this entry »

Seperti sungai yang dibendung, kasih Allah bisa saja berhenti mengalir. Berhenti sesaat atau mungkin bertahun-tahun atau juga selamanya. Padahal sebenarnya kasih Allah rindu untuk mengalir, tumpah ruah masuk dalam kehidupan manusia dan mengiring setiap anak-anak Tuhan masuk dalam rencana ilahi Allah. Tapi kasih itu terhenti.. Tuhan seakan pergi meninggalkan manusia, berpaling dan tak lagi memberikan senyumnya. Akhirnya muncul pertanyaan.., mengapa Tuhan? mengapa aku tak lagi Kau berkati? tapi seringkali manusia lupa bertanya pada dirinya sendiri mengapa kasih Allah tak lagi ia rasakan? mengapa hubungan dengan Tuhan seperti suatu rutinitas palsu yang dijalani hari demi hari. Siapa sesungguhnya yang merintangi kasihNya? Jawaban itu ada dalam diri kita masing-masing. Kebiasaan-kebiasaan yang mengakibatkan hidup ini terbatas pada kekecewaan serta harapan yang tak terpenuhi itulah yang menghalangi kasihNya. Read the rest of this entry »

“Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan, karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian bahwa ia berkenan kepada Allah. Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.” (Ibrani 11:5-6)

Henokh tidak pernah mengalami kematian, dan tulisan mengenai dirinya pun tak banyak, hanya beberapa ayat bagian dari silsilah keturunan Adam. Tapi walaupun singkat, sebenarnya kisah hidup Henokh dibuat dalam satu kesimpulan singkat yang sangat menarik. Ia hidup bergaul dengan Allah lalu ia tidak ada lagi sebab ia telah diangkat oleh Allah (kej 5: 24). Jika ia diangkat oleh Allah, berarti ia tidak mengalami kematian. Ada yang aneh??

Saat Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa, manusia pun mengalami kematian. Maut adalah buah dari dosa, nah kalau Henokh tidak pernah mati, berati ia tentunya sangat sempurna?? Tidak juga.. ia hanya manusia biasa yang merupakan keturunan Adam… dan merupakan manusia berdosa. Lantas bagaimana mungkin ia tidal mati? Nah disitulah letak keunikannya. Henokh hidup bergaul dengan Allah, dan sebelum ia diangkat ia memperoleh kesaksian kalau ia berkenan kepada Allah. Wow.. hebat khan… seperti apa sih berkenan dihadapan Allah?? Bagaimana seseorang bisa hidup berkenan dihadapan Allah? Read the rest of this entry »

Kisah ini sama seperti kisah sejarah lainnya, yang dimulai dengan kata “Pada zaman Ahasyweros…(ester 1:1)”, tidak ada yang istimewa bagi kita yang sering membaca kisah-kisah sejarah kerajaan yang berjaya di masa lalu. Pesta yang diadakan sang raja juga merupakan hal yang biasa. Apa sih istimewanya sebuah pesta perayaan?? Wah.. istimewa loh..pesta ini diadakan selama 180 hari atau 6 bulan…. plus ditambah perjamuan 7 hari didalam istana, dengan segala kemewahan juga kemeriahan. Namun ditengah semua kemeriahan dan kemabukan, juga hawa nafsu yang kotor, terjadi penolakan sang ratu untuk datang menghadap raja. Akibatnya sang ratu, wasti dibuang dan tak pernah muncul lagi dalam kisah ini.

Sampai disini, apa istimewanya? semuanya biasa saja bukan? tapi itulah hidup, semuanya dimulai dengan biasa saja tapi didalamnya tangan Tuhan tak pernah berhenti merajut,  bahkan ditengah kondisi paling biasa sekalipun Ia ada dengan tekun merajut hidup kita menjadi sebuah rajutan indah menurut rencanaNya. Read the rest of this entry »

Kehidupan menuntut kita untuk membuat pilihan. Kadang pilihan itu terasa mudah, yah sekedar memilih akan makan apa kita hari ini, atau memilih buku atau kaset apa yang ingin dibeli. Tapi kadang ada pilihan yang mungkin sedikit lebih berat .. tentang siapa pendamping hidup kita atau dimana kita bekerja. Tapi memilih buah apa yang harus dimakan? wah rasanya terlalu mudah khan? Pilih aja.. banyak kok buah di pasar …. pilih yang segar.. ada rambutan, durian, apel, strawberi atau buah apapun. Ingin makan mangga muda? silahkan… akibatnya tanggung sendiri yah. Inilah sebuah konsekwensi dan tanggung jawab yang akan diletakkan pada kita saat kita memilih sesuatu. Seringkali saat memilih kita hanya melihat keindahan luarnya tanpa memperhitungkan akibat dan tanggung jawab yang harus dipikul kelak. Ada akibat yang baik ada yang buruk. Hal itulah yang terjadi pada Hawa.

Siapa sih yang tak kenal Hawa? Hawa itu.. istrinya Adam khan? Si manusia pertama yang paling ganteng sedunia. Jelas donk.. istrinya pun cantik dan sempurna. Hawa, wanita yang diciptakan Allah sebagai pendamping yang sepadan bagi Adam. Ia adalah Ibu bagi semua yang hidup dan juga Ibu bagi semua yang mati. Adam dan Hawa juga kita semua diciptakan Tuhan menurut gambar dan rupaNya. Ia menciptakan kita dalam suatu kesempurnaan yang ajaib, dimana kita bisa menikmati hubungan yang indah dengan sesama dan Sang Pencipta. Read the rest of this entry »

simply stats

  • 168,292 hits

all about IYA 2009

iya_logo.gif

simply photos

IMG_3262.JPG

IMG_3261.JPG

IMG_3260.JPG

More Photos

simply archive