ajaib…indah… unik….ah entah apa lagi,
tak bisa kugambar dengan kata.
hidupku bak berjalan di lorong-lorong panjang,
di bawah temaram lampu kota,
yang kadang melewati lorong gelap.
Di antara jalan panjang itu,
kadang aku tergelincir,
kadang jatuh terjerembab.
penuh luka,
memar dan sobek,
tergeletak tak berdaya.
tapi……
tak pernah sekalipun aku mampu berhenti,
ada penolong yang senantiasa mengangkatku,
dan memberi kekuatan baru.
disaat lelah Ia menjadi sadaran bagiku.
diantara isak tangis,
Ia memelukku.
diantara tawa dan tarian,
Ia pun terbahak dan menari bersama.
Ia menuntunku meniti langkah demi langkah.
di antara badai,
tak sekalipun tanganku dilepaskan.
genggaman itu begitu erat,
menggantikan setiap ketakutan,
dengan sukacita membara.
menggantikan keraguan,
dengan kerinduan menggairahkan.
Ia ada di sisiku,
melangkah bersamaku,
sampai penghujung lorong kehidupan.









2 comments
Comments feed for this article
Desember 25, 2007 pada 1:21 am
agusnews
wah punya bakat dengan puisi….wah ruang yang nyaman berkontemplasi dalam ruang-ruang yang luas….
Januari 15, 2008 pada 2:57 pm
FraterTelo
senang baca tulisan-mu,
sahabat setia yang ada dalam suka maupun dukamu itu siapakah? apakah dia adalah tuhan?
ah, tak perlu kau jawab.
senang saja baca tulisan-mu