Sepertinya makin banyak yg ga tau sopan santun sekarang ini. setelah kejadian lalu yang saya tulis disini plagiat atau mencuri! sebuah budaya bangsa?, hari ini saat melakukan pengecekan menggunakan copyscape ternyata ada lagi yang ngambil sebagian tulisan saya tentang Sejarah Awal Teori Pembentukan Tata Surya tanpa mencantumkan referensi tulisan. wuihh sedih dehhhh…. kok makin banyak org kayak gini. saya yang nulis aja nyantumin darimana sumbernya kok yg ngopi malah nggak!.
hmm…. disini nih hasil kopiannya : Awal mula dipakainya teleskop.
saya senang tulisan saya disukai banyak orang tapi tetap ada aturan yang harus dipenuhi jika kita mengambil barang orang lain.
tambahan : hari ini nemuin satu lagi org yang ngopi tulisan saya tanpa pemberitahuan n trackback di thepow3rladiez.blogspot.com









12 comments
Comments feed for this article
Nopember 14, 2007 pada 5:19 am
yuki tobing
same here mbak vie, saya baru ngecek di copyscape ada yang ngembat artikel saya, bah.. padahal nulisnya lumayan lama tuh, dan saya udah kasih ultimatum kalo ampe bsok gak ngaku saya umumin URL dia.. huhu..
Nopember 14, 2007 pada 6:21 am
edratna
Hi Ivie,
Sebaiknya kita kepala dingin dulu. Akhir2 ini di blog banyak cerita tentang copy paste….tapi buat saya, kalau orang berani menulis, tetapi tanpa mencantumkan sumbernya, dia juga akan bingung kalau ada yang tanya masalah tsb. Dan kalau dari tulisan tadi, dia mendapatkan uang, maka uang tadi tidak berkah.
Mudah2an mereka yang bersikap seperti itu segera sadar….karena kalau sering terjadi seperti ini, padahal rata-rata penulis blog adalah anak muda Indonesia, betapa sedihnya…..kita marah pada bangsa lain tapi kenapa anak muda kita ada yang berkelakuan seperti ini (ehh bener nggak yang plagiat orang Indonesia?).
Nopember 14, 2007 pada 11:46 am
nggieng
ironi memang, di satu sisi, menulis itu adalah untuk berbagi informasi, tetapi pada sisi yang lain, yang menulis pun seharusnya dihargai, karena untuk menulis juga harus meluangkan waktu, tenaga dan pikiran.
pilihannya adalah, kalau memang para plagiat itu tidak mau sadar, ya penulisnya harus iklas, atau menulis dalam lingkungan yang berada dalam perlindungan payung hukum, misalnya buku, atau jurnal atau pilihan yang lebih serius; mau dilawan secara normatif, ya namanya internet itu memang alam liar.
kendati ada yang namanya lisensi publik, tapi kalau tidak difungsikan, ya kapan bangsa kita mau belajar? kalau memang plagiat-nya bangsa kita sendiri, lebih ironi lagi, disaat kita berteriak2 soal pencurian ‘rasa sayange’, di saat yang lain, ada di antara kita yang mencuri dari bangsa sendiri, apa gak maling teriak maling?
Nopember 14, 2007 pada 12:00 pm
ivie
yuki, kadang jadi sedih n sebel juga kalo liat tulisan dikopi org tapi seneng juga karena ternyata tulisan kita dibaca n bermanfaat buat mereka.
edratna.. iyah saya mungkin sedikit kesel pas awal baca tp sebenernya sedih karena dengan perilaku2 seperti itu tidak langsung kita memberi sinyal bahwa menyontek itu gak salah. Padahal ada aturan tentang bagaimana mengutip tulisan org lain.
Nopember 14, 2007 pada 12:58 pm
ivie
internet memang alam liar dan resiko dikopi itu akan lumrah terjadi. yg dipertanyakan justru ke mental mengopi itu….. apa ini potret bangsa kita?
kita menuding negeri sebrang yg jauh tp ingatkah kita bahwa tudingan itu harusnya ditujukan pada perlaku kita sendiri sebagai pribadi maupun sebagai bangsa.
Nopember 14, 2007 pada 4:50 pm
Mihael "D.B." Ellinsworth
Ehmm…saya kira kita harus memiliki pikiran positif. Saya kira saat saya masih ekcil di dunia blogging, saya masih memiliki sifat copy-paste. Namun saat itu saya masih memakai trackback balik kepada pemilik artikel.
Saya kira mereka hanya tidak tahu saja dalam etika berblogging. Namun saat itulah, kiranya, kita berlaku sebagai pembimbing. Bukan berlagak sebagai senior.
Terima kasih.
Note : Oh, ya. Saya juga pernah khilaf seperti anda.
Nopember 14, 2007 pada 6:27 pm
ivie
saya berpikiran positif kok kalau tulisan saya disukai org dan berguna bagi banyak org. so silahkan dipakai. tp ingatlah pada kaidah cara menulis. saya yg menuliskan saja menulis sumbernya. Yg menarik, dari blog2 yg mengambil tulisan saya mereka murni hanya mengopi seluruh isi tulisan tapi lucunya baris terakhir yg mencantumkan dengan lengkap referensinya dilewatkan. lupa? sengaja?
selain itu saya rasa ini bukan soal blogging. juga bukan soal seseorg baru ngeblog or udah lama ngeblog.
tapi lebih pada kesadaran dan ini terkait ke kehidupan nyata.
jauh sebelum kenal web, or blog, bahkan saat saya memasuki tahap smp saat mulai menulis makalah saya sudah tau bahwa ketika saya mengutip tulisan orang, ketika saya mengambil ide seseorang dari buku or apapun maka saya harus menuliskan referensinya atau kata keren di indonesia kalo bikin makalah pustakanya itu apa aja.
miris juga dengar pertanyan seorg mahasiswa 1 tahun yg lalu saat makalahnya sama persis word by word dengan yg lain. ada beberapa org.. mereka bertanya.. bu saya terkena kasus plagiat? memangnya plagiat itu apa? apakah plagiat itu salah?
speechless… seseorg yang sudah ada di perguruan tinggi menanyakan hal itu? memangnya dia tidak pernah diberitahu atau diajarkan saat SD, SMP, SMA?
tulisan ini bukan bicara ttg siapa yg kecil, baru or udah makan asam garam dunia blog, melainkan berbicara tentang kaidah menulis secara umum. ntah itu di blog, makalah, tugas akhir, thesis, disertasi, ujian dll.
kita belakangan ini ribut dan gontok2an ma negara tetangga soal hak cipta.. kita fasih sekali bicara soal malaysia adalah maling.. tapi balok dipelupuk mata jadi kabur… kita menuntut negara lain utnuk mengakui hak cipta… tapi sudahkah kita belajar untuk mengakui hak cipta org lain?
Nopember 14, 2007 pada 8:41 pm
benbego
mudah2an yg ngopi sadar! btw, keep writing.
Nopember 16, 2007 pada 3:22 am
nRa
klo gini gimana? apakah termasuk plagiat?
saya pernah copy-paste artikel dari milis… yang dicantumkan itu cuma nama penulisnya aja… jadi saya hanya tau nama si penulis doank. Karena artikelnya bagus n sepertinya berguna, saya publish di blog… dengan hanya mencantumkan nama penulis, tanpa tau identitas ato url si penulis.
salam kenal
Nopember 16, 2007 pada 10:43 am
ivie
nRa… apa yg dilakukan udah bener kok.
kadang malah di milis khan suka ga ada nama penulis. kalau kayak gitu saya paling nulis di akhirnya sumber : milis yg bersangkutan.
Nopember 26, 2007 pada 8:51 pm
bedh
wah pantes mode copas nya nggak bisa on di blog ini huhuhu
saya malah terkagum2 dengan anda stelah tau dibalik kepintaran yang di copas tersebut anda lah orangnya. ck…ck…ck…..
Januari 13, 2008 pada 11:44 pm
Daftar Blog Yang Nyuri Tulisan Gue! « [ simply vie ]
[...] terkait : plagiat atau mencuri! sebuah budaya bangsa? & another plagiarism of my work [...]