Teleskop Spitzer milik NASA untuk pertama kalinya berhasil mengukur temperatur siang dan malam sebuah planet yang berada di luar Tata Surya. Observatorium inframerah ini mengungkap kalau planet gas raksasa mirip Jupiter mengitari mataharinya (bintang) pada jarak yang sangat dekat, sehingga pada satu sisi suhunya akan sangat panas seperti api dan di sisi lain suhunya sedingin es. Perbedaan temperatur antara kedua sisi siang dan malam merupakan point penting yang bisa memberi informasi bagaimana energi mengalir di atmosfer planet tersebut. Penemuan ini merupakan pertama kalinya terlihat ada variasi lain yang bisa terlihat pada permukaan planet ekstrasolar, planet yang berada di luar Tata Surya. Pengukuran-pengukuran sebelumnya hanya bisa memberi gambaran ukuran dan massa.
Planet yang diamati tersebut adalah planet Upsilon Andromeda b, yang merupakan planet gas raksasa seperti Jupiter, namun memiliki jaral yang sangat dekat (0.059 AU) dengan bintang induknya, dan hanya mengitari bintang tersebut dalam 4-6 hari. Spitzer disini bertugas untuk menentukan variasi teperatur di atmosfer planet tersebut. Dan sama seperti bulan yang selalu menampakkan satu sisi wajahnya akibat gaya pasang surut Bumi dan menyembunyikan wajah gelapnya, Upsilon Andromeda b juga berotasi sangat lambat dan selalu menghadapkan wajah yang sama pada bintang induknya. Bagaimanapun, planet ini terbentuk dari gas, sehingga lapisan atmosfer terluarnya bisa bersirkulasi jauh lebih cepat dari bagian dalamnya.
Menurut para astronom, perbedaan temperatur yang teramati antara dua sisi siang dan malam di Upsilon Andromeda b sangat ekstrim, sekitar 1400 derajat celsius. Seandainya kita bergerak di planet tersebut dari daerah malam ke siang, loncatan perubahan temperatur akan sama dengan lonjakan temperatur saat masuk ke dalam gunung berapi. Perbedaan temperatur yang sangat besar mengindikasikan kalau atmosfer planet menyerap dan meradiasikan kembali cahaya bintangnya dengan cepat sehingga gas yang berputar disekitarnya juga mendingin dengan cepat. Kondisi ini tidak sama dengan Jupiter yang menyamakan temperatur di daerah sekelilingnya.
Upsilon Andromeda b ditemukan tahun 1996 mengitari bintang Upsilon Andromeda, yang berjarak 40 tahun cahaya dan bisa terlihat dengan mata bugil di malam hari pada rasi Andromeda. Di dalam sistem ini, Upsilon Andromeda dikeliliingi oleh 3 buah planet, dimana 2 planet lainnya berada pada jarak 0.83 AU dan 2.51 AU.
sumber : NASA JPL







