Pemandangan dari Mars

Opportunity yang merupakan wahan penjelajah NASA, telah tiba di bibir kawah Victoria yang 5 kali lebih lebar dibanding kawah berukuran medium yang dipelajari Opportunity sebelumnya.

Setelah perjalanan 21 bulan menuju kawah Victoria, foto-foto awal yang diambil menunjukkan dinding kawah yang tak beraturan dengan lapisan batuan yang menonjol dan dasar kawah yang berpasir. Jarak dinding kawah saat difoto sekitar 800 meter dari Opportunity. Foto-foto ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan bagi para Geologist.Lapisan batuan yang ada tersebut bisa memberikan kisah kondisi lingkungan di tempat itu di masa lalu. Terutama untuk mempelajari era basah yang pernah ada disana.

Opportunity sendiri telah mengeksplorasi Mars sejak Januari 2004, 10 kali lebih lama dari misi awalnya yang 3 bulan. Ia telah menjelajah lebih dari 9.2 km. Sebagian besar dihabiskan untuk perjalanan dari kawah Endurance ke Kawah Victoria melintasi dataran pasir dengan kawah kecil yang bertebaran.

Spirit, kembaran Opportunity saat ini berada di sisi lain Mars, di belahan selatan planet merah tersebut. Ia sedang berhenti dengan posisi miring menghadap utara untuk memperoleh semaksimal mungkin energi bagi panel suryanya. Posisi ini akan ia ambil sepanjang musim dingin di belahan tersebut sehingga pada saat musim semi, Spirit bisa kembali bergerak saat tenaga surya yang dibutuhkan sudah memadai. Selama berhenti, Spirit melakukan monitoring atau pantauan terhadap efek angin debu.

Sepanjang Oktober, perkerjaan kedua rover akan diminimalkan karena komunikasi radio akan lebih sulit disebabkan oleh posisi Mars berada di balik Matahari.

Berita lain datang dari Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA. Foto-foto yang dihasilkan MRO dalam manuver terakhirnya dengan kamera beresolusi sangat tinggi menunjukkan batu-batuan dan tanda sekecil lengan kursi di permukaan. Foto yang menunjukkan fraksi kecil di ngarai terbesar di Mars. Ketajaman foto-foto tersebut memberi impresi baru bagi para peneliti untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak lagi dari MRO di masa mendatang.

sumber : NASA JPL

Tinggalkan sebuah Komentar